Hay apa kabarmu?
Aku harap kamu tetap baik-baik saja.
Entah berapa banyak aku selalu menuliskan tentangmu
Aku menulis karena aku tak mampu membendung rindu ku.
Ini caraku meluapkan rinduku.
Untuk menyapamu saja sudah tak berani apa lagi menghubungi mu lebih dahulu.
Menghubungimu pun seperlunya saja.
Ya, Tak pernah lebih.
Mungkin saja jika aku berlebihan menghubungimu kamu malah makin menjauh.
Aku tahu kamu pasti malu dengan ku bukan?
Perempuan yang hanya bisa menggalaukanmu.
Perempuan yang tidak cantik paras ataupun hatinya.
Dan untuk berdekat denganmu itu malu karena kau lebih baik dariku.
Maaf jika aku sudah mulai menyayangimu sampai sekarang yang awal mulanya aku hanya menyukaimu.
Maaf jika rasa ini masih ku miliki sendiri.
Aku tidak akan memberitahukanmu kalau aku tetap bersama rasaku.
Memberi tahumu juga tak akan ada gunanya lagi.
Kesempatan apa lagi?
Biarlah surat ini mewakili setiap rasa rinduku.
Biarlah aku tetap menulis untuk mengenang rinduku ini.
Dan tulisan rindu ini akan berulang kali menjadi Surat Cinta Untuk Mu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Waktu Tidur Yang Baik maupun Kurang Baik (HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH)
Apakah yang dimaksud dengan TIDUR HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH? 1.Tidur HAILULAH : Tidur yg menghalangi rizqi 2.Tidur QOILU...
-
Ya, kau datang merubah segalanya. Namun caramu pergi, lebih merubah segalanya. Aku ucapkan terimakasih karena kau pernah hadir di hidupku. L...
-
Denting menunjukkan pukul 12.00 malam sudah seharian ini ponselku tak berdering karena balasan messagemu atau telpon darimu juga tak satu pu...
-
Lihat Kedalam, dalam hatimu Kamu melihat cahaya disana yang tidak pernah padam Itu mimpimu Buatlah nyata Dan kamu dapat mengandalkanku, ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar