Jika hati mampu berbicara langsung mungkin ia yang akan menjerit tanpa diam.
Dia akan terus memberontak sampai ia kelelahan dengan semuanya.
Tapi sayang hati itu selalu bungkam seribu alasan.
Dia tak ingin banyak yang tahu.
Dia akan terus diam tanpa berpikir lebih dalam.
Hati yang ringkih pun bisa salah mencerna apapun..
Hati - hati lah dengan hati
Karena satu noda hilang semua rasanya..
Jumat, 13 Mei 2016
Hati - hati dengan hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Waktu Tidur Yang Baik maupun Kurang Baik (HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH)
Apakah yang dimaksud dengan TIDUR HAILULAH, QAILULAH & 'AILULAH? 1.Tidur HAILULAH : Tidur yg menghalangi rizqi 2.Tidur QOILU...
-
Lihat Kedalam, dalam hatimu Kamu melihat cahaya disana yang tidak pernah padam Itu mimpimu Buatlah nyata Dan kamu dapat mengandalkanku, ...
-
Adakah sisa rasa dihatimu? Adakah namaku disetiap doamu? Adakah cerita yang kau ingat tentang kita? Aku yang merinduimu dalam diamku Yan...
-
1. Terapy stres, saya sudah buktikan itu. Setelah menulis berasa lega. Meski masalah belum terselesaikan, jika pikiran dan hati rileks, akan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar